Time flieeesssss..
I guess i’ve been sleeping too long. Too much long.

Yap.
Sekarang nggak lagi tentang kuliah yang padat, himpunan, dosen yang sering telat masuk, atau praktikan yang aneh-aneh. Tarik lagi ke depan, ini adalah masa dimana saya mulai berkutat dengan pekerjaan, atasan, rekan kerja, dan *ehem* gaji.

Entah akan mulai darimana. Terlalu lama nggak nulis sedikit bikin saya canggung dan kaku untuk memulainya lagi.

Ninggalin comfort zone bukan perkara gampang buat mahluk-mahluk seperti saya yang selama ini terbiasa di dalamnya. My comfort zone is not kinda ‘mudah dalam segala sesuatunya’, tapi lebih kayak selalu dinaungi sama keluarga, orang-orang terdekat, dan selalu punya topangan untuk berbagai macam hal nggak enak yang terjadi setiap hari. But now everything changes. I have to build my own comfort zone. Saya berada di outer space. Dan saya harus bangun comfort zone yang baru.
It is hard to leave the comfort zone. But i think, comfort zone kills. If its not now, maybe someday.
Leaving the comfort zone might be a little bit bite you. It makes pain. But that pain will make you change.

I dont know. And here me now,





i wish Cileungsi will not changes me to be an alien, as they usually do to another creatures~

Time Flies

by on October 27, 2013
Time flieeesssss.. I guess i’ve been sleeping too long. Too much long. Yap. Sekarang nggak lagi tentang kuliah yang padat, himpuna...
it’s a looong looongg trip. Fiiuh. Time flies, huh!

Jadi sarjana nggak semudah yang dibayangkan. dan nggak ada perjuangan yang berakhir.
Bukan berakhir ternyata; naik level.

Setelah berbulan-bulan ngerasain dibanting-banting sama TA, akhirnya masa banting-bantingan itu selesai. Setelahnya, *deep breath* nggak ada masa-masa dimana kasur empuk menunggu untuk ditiduri. Life becomes a monster.

Apa yang saya usahakan adalah menampilkan pemandangan terbaik saat wisuda buat Bapak & Ibu. Dan wooohooo! dora lend me her monkey, and i’m like ‘berhasil berhasil .. hore!’
Hari itu semuanya kerasa cetar badai membahana. But after that day gone, miley cyrus is back on my playlist *now playing: The Climb ~ Miley Cyrus*.

Kalo dulu paling nggak suka ngantri, nggak suka berduyun-duyun, nggak suka jadi bagian dari keramaian, nggak mau bersusah-susah untuk ‘rebutan’ sesuatu, sekarang beda cerita. Saya punya kewajiban baru untuk belajar menyukai apa yang dulu-dulu nggak disukai. Karena hanya akan ada 2 kemungkinan saat saya-kita-kamu masuk ke angkasa luar, temenan sama alien atau dimakan alien. 

Dan posisi saya sekarang nggak lagi ada di row D-5, L-10, atau K-19. Saya adalah salah satu  dari yang ada dilayar. Saya adalah peran yang -bisa jadi- lagi dikejer-kejer alien atau berusaha temenan sama alien tapi dicuekin mulu.
One day, you got to leave your comfort zone. Get into the outer space and spend your time there. One day, you’ll be the artist, not the audience anymore.

Yaaah.. apapun.
Setelah A beres bukan berarti segalanya ikut beres. Beresnya A adalah awal dimulainya B dan seterusnya. Hidup nggak akan dengan mudah ngebiarin manusia untuk berhenti berjuang dan belajar.
But anyway, your life is a journey, not a race.
Saya sempet berpikir bahwa saya HARUS SELALU JADI. But buddy, your life is a journey, not a race. Prinsipnya nggak harus selalu begitu. Just do your best, let God do the rest. Hal itu yang sekarang berasa soooo meee. HARUS SELALU mengusahakan yang terbaik, selanjutnya biarkan Tuhan yang bertindak. Kita nggak tau lebih banyak. hanya sekedar apa yang ada di depan mata. kita bahkan nggak tau apa yang bisa jadi ada di belakang kita.

I’m not trying to tell you that it’s gonna be hard. But i suggest you to treat yourself right.
The outer space might be full of alien, monster, a black big old creature who wanna catch you anytime. Pain makes people change. But the thing about pain, it demands to be felt. You –it might best to be ‘i’- just have to do struggle. And try again.
Always do your 100%, fighting when it needed, praying, and smiling for every single thing you’ve faced. Because life is a beautiful struggle, and so on you.

My Blog List